Selasa, 09 September 2014

Preseden : HOTEL PURNAMA, BATU



Kini aku tengah menikmati segala yang tersaji dari balkon lantai dua Hotel Purnama. Hotel ini berada di Batu arah ke Selecta. Fasad depannya khas bangunan tahun 80-an dengan keramik warna terakota, dipermanis kesan hangat dari pendar kuning cahya temaram. Sejauh yang aku ingat, hotel ini tidak banyak mengalami perubahan tampilan fasad sepanjang 21 tahun usiaku. Hanya perubahan kusen yang difinishing menjadi lebih natural, dari yang semula berwarna gelap. Bentuk kusen juga menjadi lebih modern, namun bukan yang berkesan minimalis. Dalam kamusku, ini terasa begitu hommy. Itulah yang aku sukai dari hotel ini. Ia selalu sukses membuatku merasa nyaman dan betah, meski tidak berdandan ‘wah’ laiknya hotel berbintang masa kini. Less is more!

Interior kamarnya pun tetap seperti dulu. Keramik lantai putih berlurik ukuran 30 x 30 cm dengan  paduan wallpaper putih bertekstur yang juga melapisi plafondnya. List plafond kayu bercat kopi susu mempercantik semua itu secara sederhana, namun tetap elegan. Itu belum selesai sampai di sini. Permainan lampu pendar kuning dipadu karpet senada list mempertegas kesan hangat yang ingin disajikan untuk mengimbangi dinginnya udara Kota Batu. Benar-benar cocok bagi siapapun yang ingin mencari kenyamanan dalam masa rehat dan bersantai bersama handai taulan.

Namun, bagi anda para pemuja modernisasi tak perlu risau. Fasilitas-fasilitas di hotel ini sudah banyak mengalami perubahan wajah menjadi lebih modern, seperti restoran dan ruang spa-nya. Permainan geometri dan warna bidang plafond, serta sentuhan material kaca dan kayu sukses membumbui rasa modern natural yang terkecap. Modern biasanya identik dengan kesan angkuh dan individual, namun kemodernan yang ada di sini tercipta atas rangkaian kesan kehangatan dan kebersamaan. Mungkin, pemandangan langsung ke taman yang tertata apik menjadi jawabannya. Aneka bunga, kebun binatang mini, dan alat permainan, dari jungkat-jungkit hingga papan seluncur, memeriahkan suasana lansekap hotel. Yang menarik, di taman Hotel Purnama tersedia papan catur dengan pion berukuran jumbo. Patut dicoba!

Selayaknya hotel bintang 4, di hotel ini juga tersedia aneka fasilitas olah raga, seperti lapangan tenis dan kolam renang. Biasanya, saat adik saya berenang, ibu saya menunggu di salah satu restoran yang terletak di dekat kolam. Dari restoran, ibu bisa langsung mengawasi adik saya. Kolam renang Hotel Purnama dilengkapi dengan seluncur air yang dapat mengakomodasi segala usia.

Satu hal penting lainnya kala menginap di hotel yakni kulinernya. Tidak lengkap rasanya bercerita tanpa menyentil masalah perut. Saya akui, masakan di Hotel Purnama cukup lezat. Satu yang terfavorit dari saya yakni ayam goreng menteganya. Sungguh tiada duanya!

Jadi, tunggu apa lagi?! Tidak ada salahnya anda mencoba untuk menginap di hotel ini. Saya harap, anda dapat merasakan kesenangan yang saya dapatkan. Dari balkon kamar 8234, saya akhiri secuil kisah ini..